Currently Watching


Bgm; Chung Ha-It's You
Tok! Tok! Tok!
Assalamu’alaikum...
Azz datang kembali dengan Currently Watching-nya! Terakhir apdet drama-drama apa saja yang sedang saya tonton itu...Mei ya? Ya ampyuuun, itu udah lama buangettt. Kasihan MS, makin sepi aja. Berasa nggak ada yang memiliki .
Di lepi banyak draft tulisan untuk MS ngatung, nunggu dikelarin. What’s wrong with me? Sulit sekali mengusir rasa lelah otak sepulang ngajar. Kalo pake itung-itungan di kepala doang, kek mudah banget nyusun jadwal; pulang ngajar bakal ngerjain ini-itu. Tapi akhirnya gitu-gitu aja. Minim eksekusi. Kalau ada yang nanyain gampang mana, nonton drama atau nulis? NONTOOOON. Untuk nulis satu POV aja, saya butuh waktu (setidaknya) seminggu untuk ngelarin, belum ngedit-nya. Nonton drama ongoing mah ngga berat, apalagi kalau itu drama yang kita sukai. Subuh abis sholat juga bisa, atau pulang ngajar itung-itung sambil istirahat... satu episode satu hari, satu jam-an. Nggak berat.
But, I’m trying. Still.
Dalam satu postingan currently watching, tidak semuanya saya ikuti sampe kelar. Contohnya currently watching Mei lalu, yang saya tuntaskan hanya Come and Hug Me, Suits, Mrs. Hammurabi, dan Life on Mars. Selebihnya? Saya drop.
Saya tidak terlalu merasa kehilangan selepas My ID is Gangnam Beauty tamat, barulah ketika Mr. Sunshine menyelesaikan episode 24-nya, withdrawal syndrome yang jarang saya rasakan terhadap drama, ternyata sukses dihadirkan drama yang naskahnya ditulis Kim Eun Suk itu. Rasa campur aduk yang ditinggalkan Mr. Sunshine masih bisa saya rasakan. Di saat yang bersamaan, drama-drama baru bermunculan. Di pekan pertama tanpa Mr. Sunshine saya memang masih agak sulit memfokuskan perhatian saya ke drama lain. Saya donlot drama-drama itu, intip-intip dikit pake jurus skip, lalu ditinggalin gitu aja. Nah dari sekian drama tersebut, berikut ini drama-drama yang akhirnya saya putuskan untuk dinonton—
The smile has left your eyes (tvN)
Seo In Guk, Jung So Min, Park Sung Woong
Terus terang saya sangat khawatir membaca news Seo In Guk akan bermain drama di saat kontroversi wamil-nya belum sepenuhnya mereda. Saya tahu persis se-gimana kritis-nya orang-orang Korea Selatan jika sudah berkaitan dengan wamil. Wamil menjadi topik sensitif di kalangan netijen, dan makin sensitif bila disandingkan dengan artis. Karir keartisan seseorang bisa hancur lebur karena wamil. Hm. Saya nggak mau mengomentari lebih jauh soal kontroversi wamil-nya In Guk. Saya mau ngomonin dramanya aja.
The Smile Has Left Your Eyes atau Hundred Million Stars From The Sky merupakan drama adaptasi dorama Jepang berjudul Sora Kara Furu Ichioku no Hoshi (Fuji TV-2002), mengisahkan tentang Yoo Jin Guk (Park Sung Woong), seorang detektif yang sedang menyelidiki kematian seorang mahasiswi. Semula kematian mahasiswi tersebut diduga karena bunuh diri, namun setelah dilakukan penyelidikan lanjutan, terungkap gadis itu dibunuh. Detektif Yoo memiliki adik, namanya Yoo Jin Kang yang diperankan oleh Jung So Min. Jin Kang lalu bertemu dan berkenalan dengan Kim Moo Young (Seo In Guk). Moo Young tidak bisa mengingat kehidupan masa kecilnya. Melalui serangkaian pertemuan tak terhindarkan, Jin Kang perlahan mulai tertarik pada Moo Young. Jin Gu yang sejak awal pertemuannya dengan Moo Young sudah merasa tidak nyaman, lalu berusaha menjauhkan adiknya dari Moo Young. Ia mencurigai pria itu terlibat kasus pembunuhan mahasiswi. Premisnya menyebutkan bahwa Jin Kang dan Moo Young jatuh cinta, dan—well, konflik sesungguhnya dimulai dari sana...
Saya tidak menaruh ekspektasi apa-apa terhadap The Smile Has Left Your Eyes. Saya juga belum menonton versi Jepang-nya. Ketika saya menonton episode plotnya dan tanpa babibu langsung suka, saya segera tahu apa yang membuat minat saya tumbuh dengan cepat; chemistry Seo In Guk dan Jung So Min. Setiap dua orang ini ketemu, kayak ada daya magnet yang kuat banget yang bikin saya enggan mengalihkan tatapan saya dari layar laptop. Akting dua orang ini juaraaaa banget. Plus karakter Moo Young dan Jin Kang yang kuat. Wabil khusus Kim Moo Young. Ekspresi wajahnya detail. Saya senang sekali mengamati detail ekspresi Moo Young seraya menebak-nebak kira-kira apa yang sedang dia pikirkan.
The Smile Has Left Your Eyes sejauh ini telah menayangkan 6 episode dari total 16 episodenya. Naskahnya ditulis oleh Song Hye Jin, dan disutradarai Yoo Je Won. Nggak heran sih saya suka filter dan sinematografi The Smile Has Left Your Eyes. Sutradaranya sama dengan yang menggarap Tomorrow With You dan Oh My Ghost.
Oya, karena penasaran dengan twit @Netizentown yang mengatakan drama ini tragis, saya pun iseng nyari spoiler versi Jepang-nya. Hasilnya? Shock level langit ke tujuh. Ada salah satu part dari versi Jepang yang membuat saya histeris. Oke, saya sudah biasa dengan ending tragis, tapi tidak dengan satu itu. Tapi, apakah saya lantas memutuskan berhenti nonton? Nope. Namanya udah terlanjur ya, susah dilepas. Saya lagi cinta-cintanya sama drama ini. Saya hanya berharap part yang itu dihilangkan. Seriously, I can deal with the tragic ending but not that one. Please, I beg you writer-nim...
The Player (OCN)
Song Seung Heon, Krystal, Lee Si Eon
Sadar bahwa dirinya tidak bisa menggunakan jalur hukum sebagaimana mestinya untuk menjerat dan menjatuhkan para pejabat korup, jaksa Jang In Kyu (Kim Won Hae) akhirnya memutuskan membentuk dan bekerja sama dengan sebuah tim non petugas hukum. Mereka adalah Kang Ha Ri (Song Seung Heon), seorang penipu ulung. Cha A Ryeong (Krystal), ia dibuang orang tuanya ketika masih kecil, kemampuannya adalah jago nyetir. Lalu ada Im Byeong Min, si hacker jenius. Dan terakhir, seorang Fighter, Doo Jin Woong.
Well,  yang pernah nonton drama OCN 38 Task Force dan Bad Guys pasti ngerasa familiar dengan drama satu ini. Formula menggunakan jalur non-hukum untuk menjerat penjahat kelas kakap, membongkar konspirasi terselubung.
Paket dramanya bukan sesuatu yang baru, tapi... masih asyik kok diikutin. I love this kind of drama. Sebenarnya ada satu kasus besar yang menjadi inti The Player, untuk bisa membongkar kasus besar tersebut, banyak kasus-kasus kecil yang harus dibereskan dulu. Kasus besar itu ibarat big picture-nya, sedang kasus-kasus kecil adalah puzzle-puzzle nya.
Where Stars Land (SBS)
Lee Je Hoon, Chae Soo Bin, Lee Dong Gun, Kim Ji Soo
Yang satu cowok pendiam, nggak suka membaur dengan orang banyak, menjaga jarak dengan siapa aja. Ia memendam rahasia besar mengenai jati dirinya. Namanya Lee Soo Yeon (Lee Je Hoon). Satunya lagi, Han Yeo Reum (Chae Soo Bin), cewek yang lumayan cerewet, pengeeen banget melakukan pekerjaannya dengan sempurna demi mendapatkan kredit atasan berupa pujian. Dua-duanya ketemu. Mereka bekerja di tempat yang sama. Kira-kira bakal seheboh apa ya mereka?
Where Stars Land kebanyakan mengambil setting Bandara Incheon, karena latar pekerjaan para karakternya berhubungan dengan bandara. Suka duka-nya kerja di bandara tuh kek gimana. Diliatin juga kasus-kasus yang sering terjadi di bandara berkaitan dengan penerbangan. Salah satu contohnya kalau pesawat delay siapa dan apa aja yang kena imbasnya. Rame deh.
Saya tertarik dengan konflik drama ini. Semuanya berputar di sekitar kehidupan Lee Soo Yeon dan Han Yeo Reum. Makin maju episodenya, makin terbukti dugaan saya bahwa ada kejadian di masa lalu yang masih misterius yang menghubungkan Soo Yeon dan Yeo Reum. Yang paling bikin penasaran adalah mengenai bapaknya Han Yeo Reum.
Banyak yang mendrop drama ini setelah menonton episode plot. Alasannya, Han Yeo Reum dan karakter Lee Soo Yeon. Di episode plot karakter Han Yeo Reum ngasih kesan yang menyebalkan sekali—banyak yang bilang, termasuk saya. Bedanya, saya nggak menumpahkannya di Twitter. Saya simpen dulu. Karena penulisnya adalah orang yang sama dengan yang menulis Romantic Doctor, saya optimis Where Stars Land akan ngasih saya kejutan. Saya tidak mau mengulang kesalahan seperti yang saya lakukan terhadap Romantic Doctor, ngedrop dramanya di dua episode plot lalu nonton jauh hari setelah dramanya kelar hanya untuk mendapati diri saya menyesal mengapa dulu saya mendrop drama ini. Saya yakin sekali Han Yeo Reum memiliki alasan mengapa ia bersikap menyebalkan seperti itu. Saya ini orang yang memegang percaya bahwa seseorang bertindak berdasarkan motivasi, dan motivasi saya kategorikan sebagai alasan. Begitu.
Saya tidak tahu pairing Lee Je Hoon-Chae Soo Bin akan sebagus ini. Saya sudah punya menyukai Chae Soo Bin sejak di Cheer Up. Jangan tanya soal Lee Je Hoon. Signal dan Tomorrow With You adalah jawabannya. Di saat banyak penikmat Kdrama mendrop Tomorrow With You, saya tetap setia. Selain karena storyline-nya, faktor lain karena akting Lee Je Hoon. Soooo, dengan Where Stars Land, saya excited dong. Dan Where Stars Land belum mengecewakan saya, setidaknya setelah 6 episode-nya ditayangkan, drama ini masih asyik diikutin.
The Guest (OCN)
Kim Jae Wook, Kim Dong Wook, Jung Eun Chae
Saya bisa nonton genre Thriller, tapi tidak dengan horor. Tidak.
Saya ingat sekali, dulu jaman kuliah, saya dengan teman-teman se-angkatan (yang cewe-cewe) ngumpul di salah satu kamar kos temen. Agenda hari itu adalah nonton film horor Thailand. Udah jadi pengetahuan bersama kalau horornya Thailand tuh kurang ajar banget seremnya. Demi kepentingan bersama, saya kuat-kuatin hati nonton. Tapi, alih-alih tegang karena kemunculan hantu di film itu, temen-temen saya udah kaget duluan gara-gara teriakan kenceng saya. Hantunya belum nongol aja saya udah tereak, gimana pas hantunya nongol? Bayangin aja sendiri. ㅋㅋㅋ
Daya khayal saya tinggi sekali, dan menonton film horor bisa menjadi semacam rangsangan yang akan membuat imajinasi saya melayang ke mana-mana yang akhirnya bikin saya susah tidur. Selain itu, kadang mata saya bisa melihat mereka. Bukan dalam khayalan. Itulah mengapa saya sebisanya menghindari tayangan horor dalam bentuk apa saja. Berbeda dengan adik perempuan saya.
The Guest mengisahkan perjuangan tiga orang ini dalam menuntaskan kasus kematian yang melibatkan makhluk halus alias hantu. Mereka adalah Yoon Hwa Pyung (Kim Dong Wook) seorang Cenayang, Choi Yoon/Mateo (Kim Jae Wook) yang merupakan seorang pendeta yang ahli mengobati orang yang kerasukan, dan Kang Gil Young (Jung Eun Chae), seorang detektif yang tidak memercayai eksorsisme/pengusiran hantu.
Tokoh utama drama ini bukan mereka bertiga, tapi Park Il Do, si hantu gaje. Saya bilang ga jelas karena emang ga jelas ㅋㅋㅋㅋ Udah masuk episode 12, belum ketauan wujud aslinya dan kenapa sih dia hobi ngerasukin orang? Emang nggak ada kerjaan lain apah? Macul di kebon kek, mancing kek kan doi asalnya dari laut gitu?
Awalnya, saya agak takut sih nonton The Guest. Serem. Tapi nggak tau kenapa tetap aja dilanjutin. Tentunya dengan kondisi siap siaga kalau-kalau si Park Il Do jadi-jadian nongol. Suka ngagetin tauk. Sebel ih pengen noyor pake meja *laaaaaaah yakali mbaaaaaaaaak hantu bisa ditoyor?*
NGG. Saya penasaran sama Park Il Do ㅋㅋㅋ
The Ghost Detective (KBS)
Choi Daniel, Park Eun Bin, Lee Ji Ah, Kim Won Hee
Lee Da Il (Choi Daniel) adalah seorang detektif swasta. Ia memulai usaha itu bersama Han Sang Sub (Kim Won Hee). Da Il merupakan mantan tentara yang terpaksa kehilangan posisinya setelah ia mencoba membongkar kasus kekerasan di kemiliteran.
Da Il dan Sang Sub bertemu Jung Yeo Wool (Park Eun Bin) saat mereka tengah mengusut hilangnya tiga orang anak secara tiba-tiba. Yeo Wool masih berduka atas kematian mendadak adik perempuannya satu-satunya. Ia percaya, adiknya tidak melakukan bunuh diri. Tapi dibunuh. Polisi tidak memercayai keterangannya. Iya sih, polisi mana coba yang percaya ada hantu ngebunuh orang? Tapi Yeo Woll tetap ngotot. Ia melihat dengan mata kepalanya sendiri sosok berbaju merah (Sun Woo Hye, yang diperankan oleh Lee Ji Ah) jelang detik-detik kematian adiknya di pangkuannya. Karena alasan inilah Yeo Wool mencoba mendekati Da Il. Ia ingin agar Da Il membantunya membuktikan bahwa adiknya tidak melakukan bunuh diri. Da Il, Sang Sub, dan Yeo Wool lalu bekerja sama.
Namun sesuatu terjadi disusul menghilangnya Lee Da Il.
Oke. Da Il dibunuh dan jadi hantu gentayangan. Dari sini ketahuan kenapa judulnya Ghost Detective. Kurang lebih gitu. Walaupun udah jadi hantu, Da Il tetap melanjutkan profesinya sebagai detektif swasta.
Empat episode pertama yang saya tonton berhasil menarik perhatian saya agar mau melanjutkan drama ini. Tapi ketika memasuki pertengahan dari jumlah episode keseluruhan, saya mulai merasakan ada yang saya rasa kurang dari drama ini. Semula saya menyangka ini akan menjadi drama thriller yang fokus konfliknya bermuara pada satu kejadian, namun untuk bisa memecahkan konflik tersebut, ada banyak kejadian-kejadian lain yang terlebih dahulu harus diselesaikan. Plot-nya terkesan monoton, dan lama kelamaan saya mengalami kebosanan yang amat sangat—well, toh saya tetap donlot juga kan tiap pekan ㅋㅋㅋㅋ
Yang pasti di drama ini yang kamu hadapi bukan hanya hantu yang bisa ngebunuh, tapi hantu psiko pembunuh sekaligus. Jangan ditanya deh level sebelnya saya setiap kali si Sun Woo Hye nongol. GEMES rasa-rasa pengen ngelakuin sesuatu yang buruk ke dia. Yap. Se-jengkel itu saya.
Apa nggak sekalian Sun Woo Hye dijodohin aja sama Park Il Do ya? Kan masih sama-sama zomblo. Siapa tahu aja mereka berubah jadi waras setelah ketemu jodoh? ㅋㅋㅋ
100 Days My Prince (tvN)
Do Kyung Soo, Nam Ji Hyun
Mengisahkan Lee Yool (Do Kyung Soo), sang Pangeran Mahkota yang menderita amnesia dalam sebuah upaya pembunuhan dirinya. Lee Yool kemudian bertemu Hong Shim (Nam Ji Hyun). Di masa lalu Hong Shim merupakan puteri seorang bangsawan yang memiliki hubungan dekat dekat dengan mendiang raja sebelum akhirnya raja tersebut dilengserkan oleh raja saat ini (ayah dari Lee Yool). Ayah Hong Shim yang dituduh melakukan kudeta tewas terbunuh hingga memaksa gadis malang itu hidup dengan menggunakan identitas lain. Karena terdesak oleh situasi yang tidak menguntungkan, Hong Shim terpaksa menikah dengan Lee Yool yang menggunakan nama Won Deuk selama masa-masa amnesianya.
Konflik 100 Days My Prince bukan sesuatu yang baru, sebenarnya. Intrik perebutan pengaruh di istana sudah banyak saya temukan di drama-drama sageuk terdahulu. Barangkali, yang membuat drama ini spesial adalah Do Kyung Soo. Ini kali pertama member EXO ini didapuk sebagai lead male drama. Sepengetahuan saya sih gitu. Mon maap kalau salah.
100 Days My Prince drama yang fun. Cukup ringan untuk genre sageuk. Supporting cast-nya (setting kampungnya Hong Shim) yang bikin mood dramanya hidup.
Beauty Inside (JTBC)
Lee Min Ki, Seo Hyun Jin, Ahn Jae Hyun, Lee Da Hee
Diangkat dari film dengan judul yang sama, Beauty Inside menceritakan kehidupan artis Han Se Gye (Seo Hyun Jin) yang menderita penyakit aneh. Ia berubah menjadi sosok lain setiap bulan, selama seminggu. Ia bisa menjadi laki-laki atau perempuan, dalam kisaran usia yang berbeda-beda; kanak-kanak, dewasa.
Pertemuannya dengan Seo Do Jae (Lee Min Ki) perlahan membawa pengaruh terhadap kehidupan Se Gye. Seo Do Jae merupakan direktur sebuah perusahan penerbangan. Tanpa sepengetahuan orang-orang di sekitarnya, Do Jae menderita penyakit di mana ia kesulitan mengenali wajah orang. Untung dia punya sekretaris koplak yang suka ngebantuin.
Dari sini udah ketebak dong alurnya ke mana. Se Gye dan Do Jae akhirnya saling jatuh cinta.
Tak seperti kebanyakan orang yang antusias sekali dengan drama ini, saya cenderung biasa aja hehe. Sama Secretary Kim juga kek gitu sayah. Mian.
Devilish Joy (MBN)
Choi Jin Hyuk, Song Ha Yoon, Hoya, Lee Joo Yeon
Joo Gi Bbeum adalah aktris populer. Karirnya hancur total setelah ia dituduh membunuh rekan seprofesinya. Saat karirnya masih cemerlang, ia bertemu Gong Ma Sung di Hainan. Pertemuan yang relatif singkat itu membuat mereka jatuh cinta. Mereka lalu berjanji untuk bertemu kembali sebelum Ma Sung pulang ke Korea. Nahas, pria itu mengalami kecelakaan ketika hendak membuntuti dua orang pria yang ia curigai tengah merencanakan sesuatu yang buruk terhadap Gi Bbeum.
Tiga tahun kemudian kemudian Ma Sung dan Gi Bbeum bertemu, namun dalam situasi yang berbeda. Ma Sung kehilangan ingatannya mengenai kejadian tiga tahun silam, juga tentang Gi Bbeum.
Drama ini ringan, saya juga agak terganggu dengan filter video yang digunakan, tapiiiii di antara beberapa drama romantis yang pernah saya nonton dan suka, Devilish Joy salah satunya. Asik aja diikutin. Gong Ma Sung-nya nggak berlebihan, kharismanya kuat. Paling sukak deh chemistry-nya dengan sekretarisnya yang cakep ituuu. Lucuuuu banget deh mereka berdua. Saya cari profil nya Asianwiki tapi nggak ketemu .  
Btw, kasian deh liat Song Ha Yoon kalo ngobrol dengan Jin Hyuk oppa pas posisi berdiri. Dia harus mendongak. Abis mungil banget dibandingkan Jin Hyuk oppa yang menjulang sekali itu ㅋㅋㅋ
Okey, itulah drama ongoing yang sedang saya ikuti. Sedangkan drama yang masa penayangannya sudah lama selesai, dan sedang saya ikuti juga ada My Mister, dan Bridal Mask/Gaksital.
Melalui postingan ini saya minta maaf ke Mbak Sharfina, Mbak Rizka, dan Mbak Asha yang sampe saat ini belum saya penuhi janji giveaway-nya. 
Untuk buku, terjadi kesalahan saat proses pengiriman sehingga yang datang bukan Berjalan Jauh, tetapi River’s Note-nya Fauzan Mukrim. Saya minta maaf (lagi) karena terpaksa harus mengganti bukunya dengan River’s Note. Tadinya saya berencana menjadikan Berjalan Jauh hadiah giveaway-nya. Bukunya sudah tiba sebulan lalu, tapi saya belum juga ngirim. Saya punya niat mengisi bukunya dengan surat. Masalahnya, surat-nya belom selesai ditulis .
Karena satu dari tiga nama tidak melakukan konfirmasi, maka saya batalkan giveaway-nya.
Draft POV drama yang tengah saya garap (yang belum bisa saya pastikan kapan postingnya)  ada tiga; My ID is Gangnam Beauty, Wise Prison Life, dan Life on Mars. Sedangkan drama-drama berhak banget aku bikinin POV tapi nggak dibikin juga sampe sekarang ada Tomorrow With You, Age of Youth 2, dan Go Back Couple.
Saya nggak akan berhenti bilang makasih kepada reader yang masih ke MS meski yang punya nggak apdet selama berbulan-bulan. Kalian yang bikin blog ini masih bernapas. Terima kasih
Tabik,
Azz

4 comments:

  1. Alhamdulillah setelah sekian lama,, akhirnya ada tulisan kak Azz lagi..
    Dari semua currently watching kak Azz,, baru 100 Days My Prince yg sedang saya tonton..
    Ceritanya sederhana dan karakter tokoh utama nya bikin saya betah bertahan nonton..
    Ternyata bagus juga pairing nya Kyung So sama Ji Hyun..

    Kok ya samaan lagi ya kak selera drama kita,, hampir semua currently watching kak Azz kecuali the player sdh saya download,, tetapi entah kenapa mood untuk nonton nya belum ada,, jadilah menumpuk di dalam laptop menunggu antrian untuk ditonton.. Mungkin sekarang saya sedang ada di dalam fase jenuh untuk mengikuti kdrama.. sampai sampai drama LIFE nya ahjusi Jo Seung Woo pun aku stop nonton di episode 6..
    Mungkin setelah baca trivia currently watching dari kakak,, saya akan tertarik untuk getol nonton drakor lagi..wkwkwk..

    Sukses terus untuk kak Azz..
    ditunggu postingan kakak selanjutnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Finaaaaaaaa, mian baru bales komennya. ㅠ.ㅠ
      Kan kita satu selera soal drama makanya CW banyak samanya hihi
      Aku nggak ngelanjutin LIFE, enggak kuat ngikutin ceritanya. Masih bagusan Secret Forest sih kalau ngebandingin karena penulisnya sama kan?

      Soal jenuh, aku sering banget ngalamin. Kadang kalau capek banget ya ga bisa menikmati drama sama sekali. CW yang aku posting yang aku bener-bener kelarin satu-dua drama aja. Lainnya mandek.

      Delete
  2. Azz... Assalamu'alaikum.. Apa kabar?? Udh lama aku gak mampir kesini. Sejujurnya dari semua drama yg kamu review, yg aku download baru devilish joy dan blm sempet aku tonton. Tapi ini pas baca review nya azz ya kuq langsung jadi penasaran yaah haha... Langsung lah weekend nanti marathon nonton nya ���� anw azz ada niatan buat review drama terius behind me sama the third charms gak? Seriously aku nonton the third charms emosi ku diacak2 nonton drama itu, kesel sendiri dan terhenti di ep 7 �� mungkin kalo kamu ada niatan ngreview, aku jadi balik nonton drama itu lagi hehehe....


    Anw.... Sukses terus buat azz, semangat ngajarnya yaaaahhh... Ahhh ku rindu ������

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa'alaikumsalaam, Mba Myra...
      Aku bales pesannya di twitter loh hehe

      Devilish Joy bagus kaaan? Ceritanya sederhana tapi bikin nangih. Chemistry dan akting main leads nya bagus banget.

      Aku udah nonton TBM, tapi untuk bikin review-nya untuk sementara ini niatannya belom ada sih Mbak. Masih banyaaaak banget pe-er postingan di MS yang belum aku penuhi huhu

      Delete